Pamotan – Budidaya lobster bagi Kabupaten Rembang tergolong asing, karena selama ini warga yang mencoba perikanan darat lebih senang memelihara ikan lele, mujahir atau beberapa jenis ikan lain. Tapi untuk lebih memasyarakatkan lobster, Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Rembang mulai mencoba pengembangan lobster yang dipusatkan di Balai Benih Ikan BBI Pamotan.
...
Di tempat ini terdapat 16 ekor lobster induk yang sebagian diantaranya sudah bertelur. Selain itu ada pula 500 an ekor lobster calon induk yang ukurannya masih kecil. Salah satu penjaga Balai Benih Ikan BBI Pamotan, Agus Purwantono menjelaskan pengembangan lobster membutuhkan lahan yang cukup luas, karena bak sepanjang satu meter hanya bisa untuk 10 ekor. Apalagi masa panenan mencapai 6 bulan, sehingga peminatnya masih rendah. Kalau soal makan dan perawatan sehari hari, sebenarnya terbilang cukup mudah.

Agus Purwantono menambahkan kalau soal prospek harga jual lobster, bisa menembus angka Rp 150 ribu per kilo gram. Pemasarannya juga terbilang mudah, karena lobster sudah merambah ke kota kota di Indonesia. Tidak hanya sebagai bahan menu masakan spesial, tetapi juga untuk proses budidaya.

Mengenai pengembangan perikanan darat termasuk lobster, Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Rembang, Abdul Nasir menjelaskan balai benih ikan saat ini sudah dilengkapi berbagai jenis ikan tawar. Masyarakat yang akan membudidayakan, bisa datang untuk memilih bibit lobster dan ikan. Pihaknya berharap supaya sektor perikanan darat di Rembang lebih meningkat, karena jika hanya mengandalkan perikanan laut saja tidak akan mencukupi.

Abdul Nasir mengutarakan wilayah Kabupaten Rembang cukup potensial untuk pengembangan ikan tawar, terutama jenis lele. Pasokan bahan makanan, seperti ikan dengan kualitas rendah cukup mudah didapat di Tempat Pelelangan Ikan TPI. Harganya yang murah Rp 2 ribu bisa mempercepat pertumbuhan ikan lele. Anda tertarik untuk mencoba ? Tinggal pilih, budidaya lobster atau lele ?
Sumber : Radio R2B Rembang
Diposting oleh petani berdasi

0 komentar:

Visit the Site
Bila Anda belum menemukan cinta yang Anda inginkan, jangan buru-buru merasa unlucky in love. Karena kalimat bijak mengatakan, cinta akan datang saat kita tidak mengharapkannya. Bagaimana menurut Anda? -Copyright at Dhe To © 2009, All rights reserved