Selasa, 17 November 2009
di
06.49
|
BAGI para pebisnis dan kaum profesional di kota-kota besar, teknologi Wi-Fi telah menjadi sarana yang ampuh dalam menunjang aktivitasnya, terutama di saat-saat mobile. Beberapa ruang publik, seperti kafe, restoran, hotel, mal atau di ruang tunggu bandara, kini tidak aneh lagi dengan pemandangan orang-orang yang sedang asyik memelototi layar monitor laptop atau PDA untuk akses ke jaringan internet nirkabel. Tapi mungkin tak pernah terpikirkan oleh anda, bahwa teknologi informasi yang lagi ngetren ini, di negara-negara maju, sudah merambah ke ladang-ladang pertanian untuk dimanfaatkan, mulai dari mengolah lahan hingga memanen hasilnya.
Wi-Fi atau wireless fidelity merupakan teknologi untuk akses internet nirkabel berbasis IEEE 802.11b, yang memungkinkan para pengguna komputer (laptop/notebook), PDA atau smartphone, bisa berkomunikasi lewat jaringan LAN (local area network) atau mengakses internet dengan kecepatan tinggi, 11 hingga 54 Mbps (megabit per detik). Bandingkan dengan akses internet sistem dial up via kabel telepon yang kecepatan transfernya hanya sebesar 56 Kbps.
Stuart Pocknee, dari laboratorium pertanian Universitas Georgia, Amerika Serikat percaya, bahwa beberapa aspek dari Wi-Fi memiliki peluang untuk dimanfaatkan pada bidang pertanian dalam lima tahun ke depan. Misalnya, bisa membantu para petani dalam mengendalikan hama serangga, menggembalakan ternak, mengemudikan traktor, memonitor kelembaban tanah dan mengendalikan pompa-pompa irigasi. Stuart Pocknee, adalah orang pertama yang berhasil menghubungkan jaringan web miliknya ke sebuah ladang kapas, sekitar setengah mil dari laboratoriumnya.
"Teknologi yang diterapkan pada pertanian ini sejenis dengan yang digunakan di kafe Starbucks. Di mana seorang petani dapat memperoleh secangkir kopi, duduk di dalam truk pick-upnya dan tinggal log on ke internet," ujar Pocknee.
Bahkan beberapa petani dari Georgia sudah menggunakan teknologi tinggi ini. Untuk sementara dimanfaatkan dalam mengawasi pengepakan sayuran lewat video nirkabel dan yang lainnya untuk memonitor sistem-sistem pengairan yang bertumpu pada jaringan nirkabel.
Dengan mengadopsi teknologi gelombang radio ini, Pocknee cukup duduk-duduk di kantornya dan melihat posisi dari sebuah sistem irigasi melalui layar komputernya. Sebab, teknologi ini juga dilengkapi dengan sistem Global Positioning System (GPS) dan kamera video untuk memberitahukan dan mengawasi suatu lokasi.
James McKinion, seorang teknisi elektronik di Lembaga Penelitian Agrikultur Universitas Georgia di Starkville, Mississippi, membuktikan bahwa teknologi wireless network ini sukses digunakan pada lahan pertanian seluas 743 ha di dekat Macon, Mississippi dan pada sebuah lahan pertanian seluas 5.575 ha di Mississippi Delta.
Untuk lahan pertanian yang tergolong kecil, teknologi ini bisa diaplikasikan menggunakan frekuensi standar Wi-Fi sebesar 1,4 Ghz. Namun dengan kombinasi dari frekuensi 2,4 Ghz dan 900 Mhz, kemampuan teknologi wireless-nya mampu meng-cover area yang cukup luas.
Lain lagi yang dilakukan Qin Zhang, seorang pakar sistem pertanian berbasis komputer dari Universitas Illinois, ia memanfaatkan jaringan nirkabel ini untuk mengendalikan traktor-traktor robot yang dipandu oleh sinyal-sinyal GPS. Peneliti ini mengklaim bahwa kendaraan ini siap dijalankan di lapangan dengan hasil yang lebih akurat, dibanding traktor yang dikemudikan manusia yang berpengalaman sekalipun.
Dengan Wi-Fi, seorang petani tidak perlu lagi repot belepotan tanah, berkeliling mengawasi ladangnya, menggembalakan ternak atau mengatur irigasi. Hanya melalui sebuah layar monitor laptop, para petani bisa memonitor dan mengendalikan semua aktivitas tersebut, bahkan mereka dapat memberi makan ternaknya melalui remote control. (dari berbagai sumber)***
Diposting oleh
petani berdasi
Label:
Teknologi Nirkabel
Selasa, 20 Oktober 2009
di
19.07
|

 (hasilnya)
Diposting oleh
petani berdasi
Senin, 12 Oktober 2009
di
03.02
|
SYARAT TUMBUH.,Rossela dapat tumbuh dengan sangat baik pada dataran rendah dengan penyinaran matahari secara Langsung. Secara umum, tanaman rossela dapat ditanam pada semua jenis tanah, terutama tanah yang kaya akan humus, gembur dan mempunyai drainase baik, dengan PH berkisar antara 6,5-7,5.TEKNIK BUDIDAYAPenjelasan di bawah ini terutama untuk orientasi produksi komersial, jika untuk hobby pribadi maka bisa menyesuaikan sesuai dengan seLera dan kondisi yang ada. a. Persemaian SebeLum disemaikan, biji direndam seLama satu hari satu malam LaLu dipilih yang tenggeLam dengan bentuk butiran - butiran yang baik. Biji dapat Langsung disemaikan pada Lahan persemaian yang sudah dioLah dan diairi. SeteLah tumbuh maka bisa Langsung dipindah ke ke poLybag ataupun menunggu cukup besar untuk Langsung dipindah ke Lahan produksi.. b. Persiapan Lahan Persiapan lahan dilakukan dengan pembajakan tanah secara membujur dan meLintang. Tanah dicampur pupuk dasar berupa pupuk kandang, Lahan diLarik dengan jarak antar Larik 1,5 m.
c. Penanaman Untuk Lahan yang Langsung dari biji makan penanaman diLakukan dengan ditugaL tiap Lubang tanam diisi 2-3 biji. Sedangkan untuk penanaman bibit yang telah disemaikan di polybag maka setiap Lubang tanam diisi dengan 1-2 bibit. d. Pemupukan Pemupukan pada Lahan sebelum tanam dengan pupuk kandang, sedangkan pada umur 3 dan 7-8 minggu seteLah tanam dipupuk Urea sebanyak 30-40 gram tiap tanaman. e. Hama dan Penyakit Hama dan penyakit yang paling banyak menyerang roseLLe adaLah hama kutu daun dan penyakit Phytopthora. Penanganannya adaLah dengan penyemprotan obat anti kutu ataupun berbagai jenis pestisida yang dijuaL bebas di toko-toko pertanian. f. Pemeliharaan SeLama pertumbuhan tanaman perLu diwaspadi keberadaan guLma yang akan berdampak negatif, oLeh karena itu diLakukan penyiangan dengan frekuensi sesuai kondisi Lahan. g. Panen Tanaman roseLLe mulai menghasiLkan bunga pada umur 120 hari dan dapat dipanen secara terus-menerus daLam jangka waktu 3 buLan sebeLum akhirnya diganti dengan bibit baru. Per batang tanaman roseLLe dapat menghasilkan 1,5 kg bunga basah. Pemanenan menggunakan gunting untuk memotong tangkai bunga, kemudian diLakukan pemisahan biji. Untuk rendemennya daLam bentuk kering 10% sesudah dijemur di bawah terik matahari seLama 3-5 hari, yang akhrinya siap digunakan konsumsi pribadi ataupun dikemas untuk tujuan komersiaL. h. Produksi Produksi tanaman roseLLe daLam keadaan normaL setiap hektar mampu menghasiLkan 2-3 ton keLopak bunga segar tanpa biji atau setara dengan 200-375 kg keLopak bunga kering. Kandungan gizi keLopak bunga segar tiap 100 gram adaLah sebagai berikut: - Protein 1,145 gr - Lemak 2,61 gr - Serat 12 gr - KaLsium 1,263 gr - Fosfor 273.2 mg - Zat besi 8,98 mg - MaLic Acid 3,31 % - Fruktosa 0,82 % - Sukrosa 0,24 % - Karotin 0,029 % - Tiamin 0,117 mg - Niasin 3,765 mg - Vitamin C 244,4 mg
Diposting oleh
petani berdasi
Minggu, 04 Oktober 2009
di
22.18
|

Sabtu 3 Oktober..kemarin kita ber-5 berburu kerang dan mancing dilaut,menit pertama air laut rupanya lagi pasang..dengan terpaksa dilanjutkan dengan mancing karena permukaan air laut saat itu belum memungkinkan untuk mencari kerang. Kapten dengan sigap mengarahkan perahu ke muara.,lumayan dari beberapa kali strigh/tarikan ( embuh opolah artine opo sing salah tulisanku hehe...)dapat ikan satu kiloan. dengan point 2:5:6 mas nug,mas hiz,mas bak. Menit berikutnya ketika permukaan air laut sudah surut waktu yg ditunggu2 yaitu berburu kerang hehe....,tiba dilokasi pencarian sudah bersandar pula beberapa perahu nelayan pencari kerang. Tempat l mpr dalam tak ja di soal,beberapa kali pecahan kerang mati menggores di pergelangan kaki,namun perih tidak dirasakan,karena inilah hiburan yang menggembirakan. Ada pengalaman yg lucu ketika salah satu diantara kami memegang ular laut,secara refleks malah dilempar ke dalam perahu,maka terjadilah kehebohan,dan dengan hati2 dikeluarkan dari perahu. Hari yg semakin sore waktunya pulang kandang.,jerih payah seharian ditukar denangan hasil kerang satu karung. Puas sudah dihati kita ber-5.
Diposting oleh
petani berdasi
Rabu, 30 September 2009
di
02.23
|
suasana lomba thong-thong klek yang di semarakkan oleh grup waria - pesona waria rembang
 suasana malam takbir keliling yg meriah  asyiknya makan lontong tuyuhan
 larung sesaji dalam acara sedekah laut di desa tasik agung rembang  jenazah temanku hadi suprayitno ketika diangkat menuju rs ,karena kecelakan lalu lintas
Diposting oleh
petani berdasi

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H mohom maaf lahir dan bathin
Setelah sebulan lamanya,kita jalani puasa,hadapi ujian lapar dahaga dan menahan hawa nafsu,,kini saatnya kita sambut hari raya idul fitri menjadi manusia yang kembali ke fitrohnya...minal aidzin walfa idzin...
Diposting oleh
petani berdasi
di bawah suasana ladang jagung
 disamping suasana pantai rekreasi taman kartini  bebek qu baru netes sigid dolanan karo bebek   bebek asyik notholi/nyosori pakan
Diposting oleh
petani berdasi
|
Bila Anda belum menemukan cinta yang Anda inginkan,
jangan buru-buru merasa unlucky in love.
Karena kalimat bijak mengatakan,
cinta akan datang saat kita tidak mengharapkannya.
Bagaimana menurut Anda? -Copyright at Dhe To © 2009, All rights reserved
|